Tersenyum dalam Senyap


Bekasi, 13 September 2014 Dia yang selalu menyapa ku dengan ucapan "Selamat pagi" Terdengar sangat kaku dan mengelitik Terkadang saat mendengarnya ingin tertawa dalam hati Tapi itulah keunikannya yang menghiasi hari-hari ku disini
    Pendiam, meskipun tak sepenuhnya diam Serius, meskipun terkadang bisa bercanda Jauh dari kata humoris, meskipun bisa juga membuat ku tertawa Tapi Cuek dan Kakunya, yang sering membuat ku kesal
    Dia memang berbeda Jauh dari kata "Slengengan" Jauh dari kata "Terbuka" Semua adalah privasi buatnya
Obrolanku tak bisa diwaktu sibuknya Ceritaku terkadang lama dapat responnya Janjiku mudah terabaikan olehnya Karena Keluarga dan tanggung jawab lebih penting untuknya
    Mengenalnya membuat hidupku lebih berwarna Meskipun mungkin tak seindah pelangi dan tak semenawan nirwana Dirinya dengan keunikannya Sering membuatku tersenyum dalam senyap
    Tak jarang kesal dengan tingkah nya Tapi tak jarang juga berlaku jahat terhadap nya Mungkin dia tak bisa merasakan saat tingkah nya membuat ku kesal Tapi aku selalu merasa bersalah ketika berlaku jahat kepadanya
Seringnya ingin minta maaf Tapi lebih ingin mengatakan "Sabaar yaa.." Karena dia dengan dirinya dan aku dengan diriku memang tak sama Kuyakin pasti akan ada saatnya nanti untuk bisa saling menerima Atau sampai saatnya nanti tiba kita tetap akan seperti ini, Sabaar yaaa...^^ [twitter name="siti_chul"]
Sunrise

Tersenyum dalam senyap

Bekasi, 13 September 2014

    Dia yang selalu menyapa ku dengan ucapan "Selamat pagi"
    Terdengar sangat kaku dan mengelitik
    Terkadang saat mendengarnya ingin tertawa dalam hati
    Tapi itulah keunikannya yang menghiasi hari-hari ku disini
    Pendiam, meskipun tak sepenuhnya diam
      Serius, meskipun terkadang bisa bercanda
        Jauh dari kata humoris, meskipun bisa juga membuat ku tertawa
          Tapi Cuek dan Kakunya, yang sering membuat ku kesal
          Dia memang berbeda
            Jauh dari kata "Slengengan" Jauh dari kata "Terbuka" Semua adalah privasi buatnya
            Obrolanku tak bisa diwaktu sibuknya
              Ceritaku terkadang lama dapat responnya
                Janjiku mudah terabaikan olehnya
                  Karena Keluarga dan tanggung jawab lebih penting untuknya
                    Mengenalnya membuat hidupku lebih berwarna Meskipun mungkin tak seindah pelangi dan tak semenawan nirwana Dirinya dengan keunikannya Sering membuatku tersenyum dalam senyap
                    Tak jarang kesal dengan tingkah nya Tapi tak jarang juga berlaku jahat terhadap nya Mungkin dia tak bisa merasakan saat tingkah nya membuat ku kesal Tapi aku selalu merasa bersalah ketika berlaku jahat kepadanya
                Seringnya ingin minta maaf
              Tapi lebih ingin mengatakan "Sabaar yaa.."
                Karena dia dengan dirinya dan aku dengan diriku memang tak sama
                  Kuyakin pasti akan ada saatnya nanti untuk bisa saling menerima
                  Atau sampai saatnya nanti tiba kita tetap akan seperti ini, Sabaar yaaa...^^

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *