TEORI BIG-BANG DAN AL QUR’AN


Judul teori big-bag

Perjalananku sekarang tiba pada sebuah kekagumanku akan penciptaan alam semesta. Setiap aku melihat cahaya rembulan yang begitu indah di malam purnama, aku lihat cahaya matahari yang begitu menyilaukan di siang hari, langit tanpa tiang gunung gunung tinggi menjulang. timbul dibenakku, sebuah pertanyaan, siapakah yang menciptakan alam semesta ini?, bumi, langit dan segala isinya. Benarkah Allah yang menciptakannya? bukan tuhan yang lain ?

Dari pertanyaan-pertanyaan itu aku mencoba mencari tahu dengan membaca buku tentang teori penciptaan alam dan juga aku cari-cari di Al Qr’an ayat-ayat yang berhubungan dengan penciptaan Alam semesta. Ayat pertama kali yang membuatku sadar bahwa selama ini kita hanya melihat semua itu (alam semesta) hanya dengan mata kepala saja tanpa menggunakan akal kita. Karena kata Al Qur’an hanya orang yang berakallah yang bisa membaca akan tanda – tanda kebesaran Allah dibalik penciptaan Alam semesta., Sebagaimana firman Allah dlm Alqur’an Surat Ali imron ayat 190 :
Ali imron ayat 190
Artinya : “Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah Swt.) bagi orang-orang yang berakal”.
Mari kita kembali ke ribuan tahun silam untuk melihat kembali bagaimana para ilmuan mencari tahu proses alam semesta ini diciptakan, seperti: Plato (400 SM), Ptelomeus (240 M), Colombus (900 M), Copernecus (1500 M), Galileo Galilie (160 M), dan Edwin Hubble (1929 M).
Beratus – ratus tahun diadakan penelitian hingga akhirnya pd abad ke 20 tepatnya tahun 1929 M. Edwin Hubble menemukan sebuah teori penciptaan alam semesta yang sampai saat ini Tdk ada satupun ilmuan yang menolak akan kebenaran teori tersebut, teori itu dikenal dg Teori BIGBANG.
Edwin hubble

Teori Bigbang mengatakan :
Langit dan bumi dulunya adalah sesuatu yang padu, kemudian terjadi sebuah ledakan besar 10-20 bilion tahun yang lalu, dari ledakan tersebut terciptalah alam semesta
Padahal pada abad ke 6 tepatnya tahun 611 M., seorang anak manusia yang tdk mengenal Ilmu Pengetahuan sain dan teknolgi, sudah mengatakan tentang teori itu (teori bigbang), sebagaimana yang tertulis dalam firman Allah dlm alqur’an surat Al anbiya’ ayat 30 :
Al anbiya' 30
Artinya :“Dan apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang padu, kemudian (setelah terjadi sebuah ledakan besar) Kami pisahkan antara keduanya. dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka Mengapakah mereka tiada juga beriman?”
Bukankah itu adalah teori Bigbang yang pernah disampaikan oleh Nabi Muhammad Saw. Ketika beliau mengatakan teori itu, beliau malah dikatakan sebagai pembohong dan pendusta bahkan dikatakan gila. Baru setelah abad ke 20 kebenaran itu terungkap bahwa yang dikatannya adalah benar, yang disampaikan itu merupakan wahyu dari Allah Swt. Tuhan yang menciptakan Alam semesta ini.
Dan para ilmuan banyak yang ingin membuktikan teori tersebut mereka melakukan penelitian untuk mengetahui efek radiasi dari ledakan besar (bigbang). Karena pada setiap peristiwa besar pasti akan meninggalkan sebuah bekas / efek dari kejadian tersebut walaupun berjuta – juta tahun lamanya. Dan inilah hasil Rekaman teleskop ruang angkasa Hubble (‘Oily Red Rose Nebula’) sebuah kabut Nebula akibat peristiwa Bigbang : Seperti mawar merah dengan kilapan minyak
Dan sekali lagi Nabi Muhammad Saw. Sudah pernah mengatakannya jauh sebelum para ilmuan mengemukakannya, tepatnya pada abad ke 6, sebagaimana yang tertulis dalam Alqur’an surat Ar Rahman ayat: 37-38
Ar rahman 36-37
Artinya: “Maka apabila langit telah terbelah dan menjadi merah mawar seperti (kilapan) minyak. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?”
Inilah mukjizat kebenaran Al Qur’an sebuah teori penciptaan alam semesta yang sekaligus menjadi bukti bahwa Nabi Muhammad saw. adalah nabi yang membawa kebenaran. Ini menunjukkan bahwa alam semesta ini diciptakan oleh Allah SWT. buktinya teori yang disampaikan para ilmuan itu, sudah Allah tulis didalam alqur’an sejak zaman Azali (zaman sebelum manusia diciptakan).

Profile penulis:
Foto kakmas
​Suef Priyanto, S.PdI., lahir di Kota Probolinggo pada tanggal 15 Januari 1977. ia
menyelesaikan S1nya disebuah perguruan tinggi di kota Malang (Universitas Islam Malang). Saat ini ia aktif sebagai guru Agama di SMP Taman Dewasa (Pergurua Taman Siswa cabang Kota Probolinggo) , Selain sebagai penulis artikel dakwah dibuletin bulanan SMPN1 Kota Probolinggo dan juga aktif menulis dibulletin kajian keagama sebuah bulletin di lembaga LTNNU / Lembaga Talif wan Nasr Nahdlatul Ulama’ (Lembaga Penulisan dan Penerbitan Nahdlatul Ulama ), ia juga menjadi aktif sebagai Khotib pada setiap jumat di masjid As Syuhada’, Masjid Raudlatul Ulum dan masjid Al Madinah Kota Probolinggo.
​Di masyrakat ia aktif di kegiatan2 organisasi sebagai sekretaris di MWC NU Kec. Kedopok Kota Probolinggo. Disamping itu ia juga sebagai sekretaris Ta’mir masjid Al madinah Kota Probolinggo.
Kritik dan saran sangat diharapkan guna peningkatan kualitas dan penulisan selanjutnya. Untuk itu, silahkan kirim kritik dan saran ke :

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *